Melihat sesuatu dari perspektif berbeda, terkadang menjadi solusi kebuntuan.

  • Sepak Pojok

    Melihat sesuatu dari perspektif berbeda, terkadang menjadi solusi kebuntuan.

Tampilkan postingan dengan label banjarnegara gitu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjarnegara gitu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2016

Arum Jeram Sungai Srayu Bisa Menghilangkan Stress

Tanah Kabupaten Banjarnegara tergolong Pegunungan. Berada di jalur tengah pada Pegunungan di Jawa Tengah bagian barat yang membujur dari barat ke timur. Ternyata Kabupaten yang mempunyai semboyan "Gilar - gilar" ini mempunyai sumber daya alam yang cukup melimpah. Salah satunya adalah sungai serayu.

Arum Jeram
Selain dimanfaatkan untuk pengairan yang bisa mengairi sungai seluas 9.813,88 hektar, sungai Serayu juga digunakan untuk tempat wisata yang indah namun menantang. Yaitu objek wisata arum jeram. Memang sangat cocok sungai serayu dijadikan wisata arum jeram. Karena sungainya lebar, arusnya deras berada dipinggir jalan raya, Jalur Purwokerto - Semarang lewat Wonosobo. Selain itu cocok untuk pengarungan jauh, memiliki ombak yang besar dan pemandangan di sebelah kanan kiri yang indah pula.
Share:

Jumat, 05 November 2010

STIMIK TUNAS BANGSA BANJARNEGARA PEDULI KORBAN BENCANA MERAPI

, Bencana Merapi yang sedang melanda Bangsa Indonesia ini belum juga usai. Sudah banyak korban yang kehilangan rumah, harta benda, ternak bahkan yang paling terpenting, orang - orang yang dicintai. Banyak orang yang kehilangan sanak saudaranya. Benar - benar memilukan penderitaan yang mereka alami.

Cobaan yang Tuhan berikan benar - benar sangat berat. Terlebih Indonesia tengah berduka juga dengan banyaknya korban Tsunami di Mentawai. Cobaan datang bertubi - tubi ke Bangsa Indonesia. Bangsa ini benar - benar sedang di uji. Mampu tidak nya Bangsa ini melewati ujian ini tergantung warganya yang ada di dalamnya.

Terlebih bagi warga yang tertimpa bencana, harus sabar dan tabah dalam menghadapinya. Selain itu juga kepada warga yang tidak tertimpa bencana. Bagaimana cara menyikapi dan cara meringankan penderitaan saudara - saudara kita yang tertimpa bencana. Sudah banyak relawan dan bantuan - bantuan yang datang kesana. Ini sangat membantu dan sangat meringankan beban mereka yang terkena bencana. Mereka akan merasa bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini. Mereka masih mempunyai orang - orang yang peduli kepada mereka.

Oleh karena itu hari Jumat, tanggal 5 November 2010, STIMIK TUNAS BANGSA BANJARNEGARA juga ingin ikut andil dalam meringankan beban para korban merapi dengan melaksanakan kegiatan penggalangan dana bagi korban merapi. Para Mahasiswa di bagi beberapa kelompok yang akan dibagi di tempat - tempat yang berbeda di sekitar kota Banjarnegara diantaranya di alun - alun Banjarnegara, di Terminal, di Pasar, di Perempatan Polres dan beberapa tempat lainnya. Yang nantinya dana yang terkumpul tersebut akan disalurkan kepada para korban bencana merapi melalui PMI cabang Banjarnegara. Dan dari kegiatan ini terkumpul dana sejumlah
Rp. 3.713.500. Semoga dana yang terkumpul ini dapat meringankan beban saudara - saudara kita yang terkena bencana merapi.

Berikut ini beberapa gambar yang diambil dari kegiatan tersebut :
 @Perempatan Polres Banjarnegara


 @Perempatan Polres Banjarnegara


 @Perempatan Polres Banjarnegara


Terlihat Mahasiswa STIMIK TUNAS BANGSA Banjarnegara sedang melaksanakan kegiatan penggalangan dana dari para pengguna jalan. Terlihat pula kondisi jalan di Perempatan Polres Banjarnegara yang terkena hujan abu vulkanik Merapi

Original Post by Campurbawur
Share:

Rabu, 04 Agustus 2010

Buku Harian Si Unyil di Banjarnegara


Siapa yang tidak tahu acara Laptop Si Unyil di Trans 7. Laptop Si Unyil adalah program pendidikan untuk anak-anak yang membahas mengenai science dan teknologi yang ditayangkan setiap hari pukul 13.00 – 13.30 di TRANS 7. Program Laptop Si Unyil ditayangkan setiap Senin s/d Jumat, sedangkan Buku Harian Si Unyil (BHU) tiap hari Sabtu – Minggu.

Nahh untuk episode mendatang, BHU akan datang ke kota saya Banjarnegara. Tim Peliput akan mengangkat episode BHU Banjarnegara - Wonosobo. Pasti seneYang rencananya liputan yang akan dilakukan adalah :
1. Panen ikan di Waduk Mrican Banjarnegara.
2. Bermain di Curug 7.
3. Dawet Ayu Banjarnegara.
4. Kerajinan Bulu Domba.
[Curug 7]

[Dawet Ayu]


Peliputan akan dilaksanakan pada hari Kamis – Sabtu, 4 – 6 Agustus 2010. Adapun Tim Trans7 yang akan melakukan peliputan adalah :
- Ari Dwi Prasetyawati (Reporter)
- Akbarani Fuadh (Camera Person)

Selain itu seperti biasanya, liputan ini juga tak bisa lepas dari peran anak - anak. Rencananya Tim BHU akan membawa anak - anak SD yang akan untuk mengikuti peliputan selama 2 hari tersebut. Semoga Banjarnegara bisa lebih dikenal oleh daerah lain melalui liputan ini :)) :))

Hari ini tepatnya tanggal 14 Agustus 2010, BHU edisi Banjarnegara dan Wonosobo disiarkan di Trans7 pukul 13.00. Seperti yang tercantum di atas. BHU pun meliput tentang panen ikan di Waduk Mrican, di Curug 7, dan tentang pembuatan Dawet Ayu. Pembuatan Dawet Ayu nampaknya dari penjual Dawet yang tinggal di Rejasa. Dan untuk anak-anak yang ikut di liputan ini berasal dari Sokanandi.

original post by Sepak Pojok

Share:

Sabtu, 24 Juli 2010

Peringatan Hari Anak Nasional di Banjarnegara


Peringatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2010 baru saja usai. Tak kalah dengan daerah lain di Kabupaten Banjarnegara juga dilaksanakan Hari peringatan ini. Tak dihindarkan lagi jalanan kota Banjarnegara di daerah sekitar Pucang menjadi ramai dan sangat padat oleh kendaraan. Karena di sana diadakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional. Semua anak berkumpul dan berbaris rapih untuk mengikuti jalannya upacara di lapangan Pucang.

Tak ketinggalan keponakan saya yang paling kecil juga ikut serta lho...Walaupun masih asal mengikuti upacara tapi keponakan saya yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak ini cukup antusias. Selain banyak anak-anak yang memadati lapangan, para orang tua juga ikut karena takut anaknya hilang karena saking padatnya lapangan.
Upacara di mulai sejak pagi dan usai pukul 9 wib. Dan semua kembali ke rumah masing - masing dan jalanan pun kembali dipadati kendaraan.


Akan tetapi disamping bergembira memperingati Hari Anak Nasional, ternyata di luar sana masih banyak anak-anak indonesia yang belum bisa bermain dan belajar seperti anak-anak lain. Mereka sibuk mencari uang untuk menghidupi keluarganya dengan cara mengamen bahkan mengemis. Betapa miris apa yang terjadi pada anak-anak yang tidak berdosa ini. Bangsa ini sudah merdeka sejak tahun 1945 tapi sampai saat ini mereka belum tau apa rasanya merdeka dari kemiskinan. Semoga pemerintah lebih memperhatikan nasib anak-anak kurang beruntung tersebut dan Indonesia pun dipenuhi dengan anak-anak yang ceria dan penuh tawa. :D
Share:

Senin, 03 Mei 2010

Senin, 26 April 2010

Sejarah Singkat Banjarnegara

Sejarah
Watulembu Dalam perang Diponegoro, R.Tumenggung Dipoyudo IV berjasa kepada pemerintah mataram, sehingga di usulkan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono VII untuk di tetapkan menjadi bupati banjar berdasarkan Resolutie Governeor General Buitenzorg tanggal 22 agustus 1831 nomor I, untuk mengisi jabatan Bupati Banjar yang telah dihapus setatusnya yang berkedudukan di Banjarmangu dan dikenal dengan Banjarwatulembu. Usul tersebut disetujui.

Persoalan meluapnya Sungai Serayu menjadi kendala yang menyulitkan komunikasi dengan Kasunanan Surakarta. Kesulitan ini menjadi sangat dirasakan menjadi beban bagi bupati ketika beliau harus menghadiri Pasewakan Agung pada saat-saat tertentu di Kasultanan Surakarta. Untuk mengatasi masalah ini diputuskan untuk memindahkan ibukota kabupaten ke selatan Sungai Serayu.
Daerah Banjar (sekarang Kota Banjarnegara) menjadi pilihan untuk ditetapkan sebagai ibukota yang baru. Kondisi daerah yang baru ini merupakan persawahan yang luas dengan beberapa lereng yang curam. Di daerah persawahan (Banjar) inilah didirikan ibukota kabupaten (Negara) yang baru sehingga nama daerah ini menjadi Banjarnegara (Banjar : Sawah, Negara : Kota).

R.Tumenggung Dipoyuda menjabat Bupati sampai tahun 1846, kemudian diganti R. Adipati Dipodiningkrat, tahun 1878 pensiun. Penggantinya diambil dari luar Kabupaten Banjarnegara.
Gubermen (pemerintahan) mengangkat Mas Ngabehi Atmodipuro, patih Kabupaten Purworejo(Bangelan) I Gung Kalopaking di panjer (Kebumen) sebagai penggantinya dan bergelar Kanjeng Raden Tumenggung Jayanegara I. Beliau mendapat ganjaran pangkat "Adipati" dan tanda kehormatan "Bintang Mas"
Tahun 1896 beliau wafat diganti putranya Raden Mas Jayamisena, Wedana distrik Singomerto (Banjarnegara) dan bergelar Kanjeng Raden Tumenggung JayanegaraII.
Dari pemerintahan Belanda Raden Tumenggung Jayanegara II mendapat anugrah pangkat "Adipati Aria" Payung emas Bintang emas besar, Officer Oranye. Pada tahun 1927 beliau berhenti, pensiun. Penggantinya putra beliau Raden Sumitro Kolopaking Purbonegoro, yang juga mendapat anugrah sebutan Tumenggung Aria, beliau keturunan kanjeng R. Adipati Dipadingrat, berarti kabupaten kembali kepada keturunan para penguasa terdahulu. Diantara para Bupati Banjarnegara, Arya Sumitro Kolopaking yang menghayati 3 jaman, yaitu jaman Hindia Belanda, Jepang dan RI, dan menghayati serta menangani langsung Gelora Revolusi Nasional (1945 - 1949).
Ia mengalami sebutan "Gusti Kanjeng Bupati", lalu "Banjarnegara Ken Cho" dan berakhir "Bapak Bupati". Selanjutnya yang menjadi Bupati setelah Raden Aria Sumtro Kolopaking Purbonegoro ialah :
1. R. Sumitro, Tahun 1949 - 1959.
2. R. Mas Soedjirno, Tahun 1960 - 1967.
3. R. Soedibjo, Tahun 1967 - 1973.
4. Drs. Soewadji, Tahun 1973 - 1980.
5. Drs.H. Winarno Surya Adisubrata, Tahun 1980 - 1986.
6. H. Endro Soewarjo, Tahun 1986 - 1991.
7. Drs.H.Nurachmad, Tahun 1991 - 1996.
8. Drs.H.Nurachmad, tahun 1996 - 2001.
9. Drs.Ir. Djasri, MM, MT dan Wabup : Drs. Hadi Supeno, Msi, tahun 2001-2006
10. Drs.Ir. Djasri, MM, MT dan Wabup : Drs. Soehardjo. MM, tahun 2006-20011

Sumber : HUMAS SETDA Banjarnegara
Share:

Minggu, 25 April 2010

Kejuaraan Rafting Australasia Indonesia Juara Umum


detiksport
Magelang - Usai sudah perhelatan lomba arung jeram Australasia Rafting Championship (ARC) 2010. Titel juara umum pun dipastikan jadi milik tim Indonesia, baik di kategori putra maupun putri.

Sungai Progo, Magelang, Selasa (27/4/2010) menghelat nomor terakhir dari empat yang dipertandingkan di ARC tahun ini yaitu Down River. Di Sungai Serayu akhir pekan lalu, lima negara peserta mengikuti nomor Spring, Head to Head dan Slalom.

Di nomor Down River, arjuna dan srikandi 'Merah Putih' pun kembali jadi yang terbaik. Indonesia 2 untuk putra dan Indonesia 1 di bagian putri.

Indonesia 2 putra mencium garis finis dengan catatan waktu 1 jam 7 menit 17,09 detik setelah melahap aliran sungai sepanjang 7 KM. Menyusul Indonesia 1 -- yang merebut gelar juara di tiga nomor sebelumnya-- dengan menorehkan waktu 35 detik lebih lambat.

Slovakia melengkapi komposisi podium tiga besar dengan 1 jam 15 menit 33,74 detik. Malaysia duduk di urutan ke-4 dengan 1 jam 16 menit 51,94 detik.

Kazahkstan yang terkena penalti 50 detik masih beruntung bisa finis di posisi ke-5 dengan 1 jam 17 menit 43,60 detik. Dan Iran menjadi tim terakhir yang menjejak finis dengan waktu 1 jam 19 menit 29,29 detik.

Di kategori putri, Indonesia 1 masih jadi yang terkuat dengan finis di urutan pertama lewat waktu 42 menit 06,95 detik setelah menyelesaikan trek sepanjang 5 KM. Indonesia 2 di urutan ke-2 dengan 48 menit 58,18 detik.

Iran dan Malaysia melengkapi komposisi lomba Down River Putri dengan menyelesaikan nomor Down River di urutan ketiga dan keempat.

Di klasemen umum putra Indonesia 1 yang memperoleh tambahan 352 poin dari Sungai Progo berhak menjadi juara umum dengan total poin 916. Slovakia jadi runner up dengan 880 poin disusul Indonesia 2 dengan 874 poin.

Namun seperti peraturan awal karena Slovakia bukan anggota Australia-Asia maka juara kedua akan diberikan pada Indonesia 2.

Sementara itu di bagian putri, masih jadi milik Indonesia 1 dengan total 1000 poin. Indonesia 2, Iran dan Malaysia berturut-turut melengkapi klasemen putri dengan total 853, 817 dan 720 poin.

Klasemen Umum
Putra:
1. Indonesia 1 916 poin
2. Slovakia 880 poin
3. Indonesia 2 874 poin
4. Kazahkstan 708 poin
5. Malaysia 684 poin
6. Iran 678 poin

Putri:
1. Indonesia 1 1000 poin
2. Indonesia 2 853 poin
3. Iran 817 poin
4. Malaysia 720 poin


PENYELENGGARAAN KEJUARAAN INTERNASIONAL

ARUNG JERAM 2010

( AUSTRALASIAN CHAMPS 2010 )

I. PELAKSANAAN :

1. Waktu : Tgl.22 – 28 April 2010

2. Tempat : * tgl 22 – 26 April 2010 : di sungai serayu

* tgl 27 – 28 April 2010 : di sungai progo

3. Konsentrasi : Di desa Randegan dan Singomerto Kecamatan Sigaluh

Kabupaten Banjarnegara

II. PESERTA :

Tim Arung Jeram unggulan hasil seleksai Nasional dari negara – negara di Asia & Australia,

1. Australia

2. China

3. India

4. Indonesia

5. Iran

6. Japan

7. Kazakhstan

8. Korea

9. Nepal

10. New Zealand

  1. Philippines
  2. Turki
  3. Slovakia

III. KEGIATAN PENDUKUNG

  1. Expedisi Kayak
  2. Expedisi River Boarding
  3. Fun Rafting, yang diduduki beberapa artis Ibu Kota dengan Muspida Kab.Banjarnegara dan Tamu VIP
  4. Bazar dilokasi Lomba
  5. Hiburan untuk masyarakat
  6. Fam Tour ke beberapa obyek wisata

Share:

BTemplates.com

Page View

Site info


Check Google Page Rank

free counters

Followers