Melihat sesuatu dari perspektif berbeda, terkadang menjadi solusi kebuntuan.

  • Sepak Pojok

    Melihat sesuatu dari perspektif berbeda, terkadang menjadi solusi kebuntuan.

Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2011

Milos Krasic Skill on FIFA 10

Share:

Senin, 05 Juli 2010

Kostum Juve Musim 2010/2011

Tahun ini Nike memberikan kesan tersendiri untuk kostum Juventus. Kali ini bukan alasan mode tapi komposisi yang digunakan oleh Juventus. Baju ini dibuat dengan bahan Poliester yang didaur ulang. Setiap kostum yang dihasilkan dibuat dari 8 botol plastik bekas. Dibanding musim kemarin, kualitasnya sekarang lebih baik, dibuat dengan teknologi Dry-Fit, 13% lebih baik dari sebelumnya bahkan kali ini tampak lebih segar dan ramah lingkungan.


Desain yang dipilih sesuai dengan tradisi Juve yaitu belang Hitam-Putih berikut Desainnya untuk Kostum kandang dan tandang :




Dan Cekidot :



Gimana keren nggak??Pasti dengan Kostum yang baru ini menjadi penambah semangat dan Juve bisa meraih hasil musim ini dengan memuaskan. Forza Juve
Share:

Minggu, 23 Mei 2010

Momen Final Liga Champions


Final Munchen vs Inter




Duel - duel keras tak dapat di elakan di pertandingan ini




Pelanggaran yang dilakukan oleh kapten kesebelasan Munchen, Van Bommel




Motor serangan Munchen, Robben saat dijegal oleh pemain Inter




Sneidjer dijatuhkan oleh pemain Munchen saat melakukan serangan balik




Nostalgia antara Robben dengan Mourinho




Diego Milito mimpi buruk Munchen




Gol kedua Milito menenggelamkan asa Munchen




Pendukung Munchen tertunduk lesu, setelah teamnya ketinggalan 2 gol




Pendukung Inter bersorak - sorak atas kemenangan teamnya yang sementara unggul 2 gol




Menit - menit akhir yang sangat ditunggu - tunggu




Detik - detik menjelang peluit babak kedua berakhir




Peluit akhir berbunyi, hasil yang memuaskan untuk Intermilan




Kegembiraan setelah peluit akhir dibunyikan




Suporter Inter bersorak merayakan kemenangan teamnya




Para pemain Inter merayakan kemenangan mereka




Para pemain Inter berlari merayakan kemenangannya




Kegembiraan Kapten kesebelasan Inter, Zanneti yang sudah membela Inter selama 15 Tahun




Selebrasi kemenangan




Kegembiraan para pemain Inter meraih Trofi liga champions




Foto bersama




Foto bersama




Sang pahlawan Jose Mourinho




The Special One membuktikan kelasnya




Stadion Santiago Barnebeu menjadi saksi keperkasaan Inter atas Munchen
Share:

Minggu, 16 Mei 2010

Mari Menutup Lembaran Terakhir Musim Ini dan Menatap Kedepan

Laga terakhir Juventus di musim ini harus berakhir dengan kekalahan. Juventus yang dijamu Milan kali ini harus ditekuk 3-0 setelah Milan juga membukukan hasil yang sama di Olimpico. Pencetak gol adalah Ronaldinho dengan dua gol setelah sebelumnya dibuka oleh gol dari Antonini.

Laga ini menjadi laga terakhir resmi di musim ini. Laga yang menutup musim ini dan ditandai dengan dimulainya era Presiden baru Juventus Andrea Agnelli. Juventus diawal musim 2010/2011 akan diawali dengan pemusatan latihan musim panas di Pinzolo. Setelah itu akan dilanjutkan dengan tur ke benua Amerika serta beberapa event besar seperti perhelatan Piala Dunia di Afrika Selatan dimana Bianconeri yang mengirimkan 11 wakilnya ke sana.

Dalam laga semalam, Zaccheroni banyak mengistirahatkan para pemain utamanya. Beberapa diantaranya adalah trio Brasil Amauri, Diego dan Felipe Melo yang tampak di tribun stadion Meazza. Pemain yang ditrunkan adalah Buffon, Zebina, Cannavaro, Chiellini, Grosso di sektor belakang. Kemudian di tengah terdapat nama Salihamidzic, Poulsen, Marchisio, dan Candreva sebagai gelandang serang. Del Piero dan Iaquinta menjadi duo penyerang di sektor depan Juventus.

Setelah peluit tanda laga dimulai Juventus mulai menggebrak di menit ke 2 setelah Iaquinta lolos dan tinggal menyarangkan bola ke gawang Dida, namun tipis melebar ke samping gawang. Kemudian dimenit berikutnya terdapat usaha dari Candreva yang sayangnya masih dapat diselamatkan kiper Milan, Dida.

Setelah beberapa menit berjalan, Juventus mulai mengalami masalah dalam keseimbangan permainan. Itu tampak dari munculnya gol Antonini yang muncul karena salah antisipasi dari Cannavaro. Juventus pun kembali bereaksi melalui Iaquinta dan Salihamidzic namun masih belum tepat sasaran. Ronaldinho mampu menambah keunggulan bagi Milan di babak pertama. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai, Zaccheroni membuat keputusan untuk menarik Buffon dan Salihamidzic untuk digantikan oleh Manninger dan Camoranesi. Di babak kedua, Juventus mulai agresif, ini tampak dari beberapa peluang yang diciptakan oleh Iaquinta. Bianconeri kembali kecolongan setelah Ronaldinho kembali mencetak gol keduanya di laga ini. Pemain Brasil ini pun hampir juga membukukan gol ketiganya bila tendangannya tidak diselamatkan oleh Manninger. Ronaldinho pun sempat mendapat appause dari penonton di stadion Meazza setelah digantikan oleh Inzaghi.

Juventus kembali melakukan pergantian pemain. Caceres masuk menggantikan Zebina. Milan juga melakukan pergantian terakhirnya saat Dida ditarik dan digantikan oleh Abbiatti. Laga ini pun ditutup tepat di menit 90. Laga yang sangat pahit bagi Juventini. Laga ini telah resmi menutup lembaran musim 2009/2010. Laga yang menandakan akan dibukanya era baru dibawah kepimpinan Andrea Agnelli.

Serie A 2009/10 Pekan 38
Stadion Giuseppe Meazza, Milan
Sabtu 15 Mei 2010

MILAN – JUVENTUS: 3-0

Gol: Antonini (14), Ronaldinho (28), Ronaldinho (67).

MILAN: Dida (Abbiati 87); Zambrotta, Thiago Silva, Favalli (Nesta 61), Antonini; Gattuso, Pirlo, Seedorf; Pato, Ronaldinho (Inzaghi 70), Boriello. Cadangan: Abbiati; Nesta, Abate, Jankulovski, Mancini, Huntelaar, Inzaghi. Pelatih: Leonardo.

JUVENTUS: Buffon (Manninger 45); Zebina (Caceres 75), Cannavaro, Chiellini, Grosso. Salihamidzic (Camoranesi 45), Poulsen ,Marchisio Candreva ,Del Piero, Iaquinta. Cadangan: Manninger; Legrottaglie, Caceres, Camoranesi, Trezeguet, Amauri, Paolucci. Pelatih: Zaccheroni.

WASIT: Trefoloni dari Siena

Kartu Kuning: Favalli (21), Cannavaro (36), Grosso (50)
Share:

Senin, 10 Mei 2010

Daftar Juara Liga Primer:

Musim --Juara- Posisi Dua Posisi Tiga
1992–93 - Manchester United -Aston Villa -Norwich City
1993–94 -Manchester United -Blackburn Rovers -Newcastle United
1994–95 -Blackburn Rovers -Manchester United -Nottingham Forest
1995–96- Manchester United -Newcastle United -Liverpool
1996–97 - Manchester United -Newcastle United -Arsenal
1997–98 -Arsenal -Manchester United -Liverpool
1998–99 -Manchester -United Arsenal -Chelsea
1999–2000 -Manchester United -Arsenal -Leeds United
2000–01 -Manchester United -Arsenal -Liverpool
2001–02 -Arsenal -Liverpool -Manchester United
2002–03 -Manchester United -Arsenal -Newcastle United
2003–04 -Arsenal - Chelsea -Manchester United
2004–05 -Chelsea -Arsenal -Manchester United
2005–06 -Chelsea -Manchester United -Liverpool
2006–07 -Manchester United -Chelsea -Liverpool
2007–08 -Manchester United -Chelsea -Arsenal
2008–09 -Manchester United -Liverpool -Chelsea
2009–10 -Chelsea -Manchester United -Arsenal
Share:

Gelar Juara Liga Keempat untuk Chelsea


Semenjak format Liga Primer digulirkan tahun 1992, sudah ada delapan musim dijalani. Chelsea menjadi jawara teranyar setelah memastikannya di laga terakhir musim 2009-2010.

Kemenangan 8-0 direguk Chelsea atas Wigan, Minggu (9/5/2010). Hasil itu menggenapkan poin 'Si Biru' menjadi 86, unggul satu angka dari Manchester United yang di saat yang sama menang 4-0 atas Stoke City.

Dengan demikian, Chelsea berhak menempati tahta juara Liga Primer yang tiga musim beruntun sebelum ini selalu diisi 'Setan Merah' yang kini harus puas jadi runner-up.

Keberhasilan ini menjadi kali ketiga untuk Chelsea di Liga Primer dan keempat kalinya secara total. Sebelumnya Chelsea menjadi juara di musim 1954–55 (Divisi Satu), 2004–05 dan 2005–06 (Liga Primer).

Selain jadi jawara musim ini, Chelsea juga mencatat rekor jumlah gol dalam semusim. Total 103 gol tim besutan Carlo Ancelotti itu kini menjadi yang terbanyak untuk sebuah tim Liga Primer.

Untuk MU, hasil ini membuat gelar juara mereka terpaku di angka 18 --tujuh di Divisi Satu dan 11 di Liga Primer. Alhasil, tim Sir Alex Ferguson itu pun gagal melampaui catatan Liverpool --kedua tim masih duduk bersama sebagai pemenang terbanyak Liga Inggris.
sumber : detik sport
Share:

Musim mendatang Kami harus Lebih Baik

Del Piero: «Musim mendatang Kami harus Lebih Baik»

Del Piero: «Musim mendatang Kami harus Lebih Baik»

Sang kapten mencetak golnya yang ke 304 di gawang parma dan sangat sulit menerima bahwa setelah unggul 1 gol Juve harus menderita kebobolan dengan cara yang tidak menyenangkan. "Musim mendatang kami harus membersihkan pikiran, kami harus mengembalikan mental dan melakukan yang terbaik. Kami bekerja keras di musim panas ini, mulai dari tingkat manajerial dan tingkat pemain sehingga kami bisa meraih tujuan yang lebih potensial sebagai sebuah tim besar. Musim ini kami sudah merasakan bahwa hal itu sangat sulit dan kamipun merasa marah sehingga kami harus bisa bangkit musim mendatang". Keluarga sang kapten menggunakan baju baru dan mereka berharap di masa mendatang sang kapten bisa lebih baik, namun sang kapten merasa tidak puas dengan golnya semalam: "Gol hari ini tidak cukup menggembirakan karena kekalahan yang kami derita benar-benar memudarkan rasa bahagia di diriku. Musim mendatang kami harus kembali bermain dengan harapan Juventus bisa lebih baik dari yang sekarang".
Share:

Sabtu, 08 Mei 2010

Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Dengan Kemenangan»

Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Dengan Kemenangan»
Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Berakhir Dengan Kemenangan»

Bulan ini akan menjadi bulan yang istimewa terutama bagi Alessandro Del Piero. Dua laga terakhir yang akan dimainkan adalah saat Juve bertemu Parma dan Milan, dua laga yang selalu dinanti Del Piero karena dirinya sering memberikan andil untuk kesuksesan Juventus di gawang kedua klub ini, terutama di bulan Mei.

Melawan Parma, yang akan dilaksanakan pada hari minggu di Olimpico Turin, Del Piero telah mencetak 9 gol selama karirnya ke gawang klub berjuluk Emilia tersebut. Saat melawan Milan di Meazza, berkat kerjasamanya memberikan umpan ke Trezeguet, Scudetto sukses diraihnya 5 tahun yang lalu.

Dua hari sebelum melawan Parma, kapten pun berkomentar melalui situs pribadinya: http://www.alessandrodelpiero.com. Tujuannya jelas, mulai dari kandang sendiri: "Saya berlatih dengan baik dan saya rasa saya siap menghadapi Parma di kandang sendiri, momen yang selalu dinanti tiap musim dan memberikan arti spesial serta memberikan rasa kepuasan tersendiri. Mengapa tidak jika kami menutup musim dengan sebaik-baiknya, karena kemenangan akan sangat fundamental bagi peringkat kami sehingga kami bisa lolos ke Liga Europa. Jadi saya rasa kemenangan akan menjadi kado terindah bagi fans kami. Kemenangan saat melawan Milan pun kami merasa terangsang untuk bisa memenangkan laga penuh prestisius tersebut, namun saya minta rekan-rekan fokus dulu untuk laga yang sudah didepan mata".

Hari minggu sore mendatang, Del Piero akan berusaha menjadi nomer "10" sejati. Saat ini golnya ke gawang Parma sudah 9 gol total bersarang selama dirinya menjadi penyerang Juventus. Jumlah yang akan memberikan tekanan bagi lawan sedari awal. Namun dirinya sudah tidak berusia 20 tahun lagi, saat dirinya mencetak trigol pertamanya saat Juve menang 4-0 atas Parma. Dirinya saat itu bekerja sama dengan baik bersama penyerang Juve lainnya Fabrizio Ravanelli.

Dua musim berikutnya laga Juventus-Parma juga memperlihatkan fakta menarik. Pemenang laga ditentukan melalui tendangan bebas dari Del Piero, yang sempat diselamatkan oleh kiper Bucci. Namun sang kiper membuat kesalahan ketika dia mundur kembali ke garis gawangnya sendiri sehingga terjadilah gol bunuh diri dan terdokumentasi melalui rekaman ulang televisi.

Tanggal 23 November 1997, Alex berperan serta dalam skor 2-2 dengan sebuah gol yang saat itu membuat skor menjadi sama kuat 1-1: Chiesa, Crespo dan Amoruso menjadi pencetak gol lainnya. Kemenangan 1-0 di tahun 1999/2000 menjadi yang tak terlupakan: Del Piero menghentak pertahanan lawan melalui sundulan yang mengejutkan Gigi Buffon yang saat itu menjadi kiper Parma. Sang kapten saat itu menghentikan mimpi buruknya: Dua hari sebelum turnamen berakhir, dia mencetak gol pertama (tidak dari bola mati atau penalti) di musim tersebut.

Musim 2001/2002, Alex ikut berperan dalam kemenangan 3-1 setelah saat itu Alex membuat keunggulan 2-1 melalui kaki kanannya. Pencetak gol lainnya adalah Tacchinardi, Lamouchi dan Trezeguet. Di musim berikutnya, Del Piero menjadi pencetak gol terakhir di menit-menit akhir di laga yang berakhir dengan skor 2-2. 3 menit sebelum peluit panjang, Juventus sempat ketinggalan 2-0.

14 Desember 2003 Juventus meraih kemenangan mudah: 4-0 yang dipersembahkan oleh dua gol Miccoli, sebuah gol dari Del Piero dan gol indah dari Nedved.

Kontribusi pengguna kostum no 10 ini sangat signifikan di musim berikutnya, ketika dirinya mencetak gol pembuka di menit 6. Ibrahimovic mencetak gol berikutnya sehingga skor menjadi 2-0 di pertengahan babak pertama. Itu merupakan gol terakhir Del Piero ke gawang parma. Di tahun 2006, di menit 90 dirinya sempat gagal menyarangkan sebuah penalti ke gawang Parma. Saat itu skor masih 1-1 berkat gol dari Dessena dan Ibrahimovic di babak pertama.

Share:

Rabu, 05 Mei 2010

Data-Fakta Finalis Liga Champions

Bayern Munich:

Sebagai juara:
1973/1974 vs Atletico Madrid: 4-0 (replay setelah sebelumnya bermain imbang 1-1)
1974/1975 vs Leeds United: 2-0
1975/1976 vs Saint Etienne: 1-0
2000/2001 vs Valencia: 1-1 (Bayern menang adu penalti 5-4)

Sebagai runner-up:

1981/1982 vs Aston Villa: 0-1
1986/1987 vs FC Porto: 1-2
1998/1999 vs Manchester United: 1-2

Data-Fakta Inter di Final Liga Champions

Sebagai juara:

1963/1964 vs Real Madrid: 3-1
1964/1965 vs Benfica: 1-0

Sebagai runner-up:

1966/1967 vs Glasgow Celtic: 1-2
1971/1972 vs Ajax Amsterdam: 0-2


Head to Head kedua team...



sumber :detiksport
Share:

Kamis, 29 April 2010

THIS FINAL CHAMPIONS THIS SEASON: INTER VS MUNCHEN


Barcelona - Barcelona berhasil mengatasi Inter Milan dalam laga kedua semifinal Liga Champions. Meski kalah, namun Inter berhak atas tiket final berkat keunggulan agregat gol.

Barcelona menundukkan Inter 1-0 dalam laga kedua semifinal yang digelar di Stadion Camp Nou, Kamis (29/4/2010) dinihari WIB. Gol kemenangan Azulgrana dibukukan oleh Gerard Pique. Laga ini diwarnai oleh satu kartu merah untuk Thiago Motta (Inter Milan).

Meski kalah, namun Inter berhasil lolos ke final dengan agregat 3-2. Javier Zanetti dkk. menghadapi Bayern Munich di laga puncak 22 Mei mendatang.
sumber : detiksport.com
Share:

Sabtu, 24 April 2010

David Beckham Tetap Yang Terkaya


David Beckham Masih Pesepakbola Terkaya


VIVAnews - David Beckham sekali lagi dinobatkan oleh majalah AS, Forbes sebagai pesepakbola dengan penghasilan tertinggi. Sisanya diisi para pemain Premier League dan La Liga.

Mantan kapten Inggris 35 tahun ini berpenghasilan sekitar 30 juta euro atau Rp 357,6 miliar per tahun. Ini didapatkan dari gaji di klub MLS, Los Angeles Galaxy dan kontrak sponsor Adidas.

Sayangnya, peluang Becks menambah penghasilan terganggu dengan kemungkinan besar ia absen di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan akibat cedera tendon Achilles.

Megastar Real Madrid, Cristiano Ronaldo menyusul dalam daftar Forbes. CR9 mempunyai penghasilan 22 juta euro setahun. Nyaris setengah dari penghasilan Ronaldo berasal dari kontrak dengan sponsor Nike.

Winger Portugal ini dikontrak Los Merengues, musim panas lalu, dari Manchester United selama enam tahun senilai 11 juta euro tahun ini. Kontrak Ronaldo naik 25 persen di tahun kedua dan seterusnya.

Rekan setim Ronaldo, Ricardo Kaka melengkapi daftar tiga besar dengan penghasilan 17,5 juta euro per tahun. Dan kompatriot Brasil Kaka, Ronaldinho berada di posisi 4 dengan jumlah penghasilan sama.

Kapten Prancis dan penyerang Barcelona, Thierry Henry berada di posisi 5 dengan penghasilan 16 juta euro setahun. Penghasilan Henry bisa berlipat jika rumor kepindahannya ke MLS menyusul Beckham di akhir musim ini benar adanya. Henry selama ini dihubungkan dengan New York Red Bulls.

Pemain Terbaik FIFA dan peraih Ballon d'Or (Terbaik Eropa) 2009, Lionel Messi berada di posisi 6 dengan penghasilan 14 juta euro.

Berikut daftar 10 pesepakbola terkaya versi Forbes:

1. David Beckham (LA Galaxy & Milan) : €30 m

2. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) : €22 m

3. Ricardo Kaka (Real Madrid) : €17,5 m

4. Ronaldinho (Milan) : €17,5 m

5. Thierry Henry (Barcelona) : €16 m

6. Lionel Messi (Barcelona) : €14 m

7. Frank Lampard (Chelsea) : €12 m

8. John Terry (Chelsea) : €11 m

9. Zlatan Ibrahimovic (Barcelona) : €11 m

10. Steven Gerrard (Liverpool) : €10,5 m (Goal, has)
Share:

BTemplates.com

Page View

Site info


Check Google Page Rank

free counters

Followers