Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Dengan Kemenangan»

17.25

Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Dengan Kemenangan»
Del Piero: «Saya Ingin Dua Laga Terakhir Berakhir Dengan Kemenangan»

Bulan ini akan menjadi bulan yang istimewa terutama bagi Alessandro Del Piero. Dua laga terakhir yang akan dimainkan adalah saat Juve bertemu Parma dan Milan, dua laga yang selalu dinanti Del Piero karena dirinya sering memberikan andil untuk kesuksesan Juventus di gawang kedua klub ini, terutama di bulan Mei.

Melawan Parma, yang akan dilaksanakan pada hari minggu di Olimpico Turin, Del Piero telah mencetak 9 gol selama karirnya ke gawang klub berjuluk Emilia tersebut. Saat melawan Milan di Meazza, berkat kerjasamanya memberikan umpan ke Trezeguet, Scudetto sukses diraihnya 5 tahun yang lalu.

Dua hari sebelum melawan Parma, kapten pun berkomentar melalui situs pribadinya: http://www.alessandrodelpiero.com. Tujuannya jelas, mulai dari kandang sendiri: "Saya berlatih dengan baik dan saya rasa saya siap menghadapi Parma di kandang sendiri, momen yang selalu dinanti tiap musim dan memberikan arti spesial serta memberikan rasa kepuasan tersendiri. Mengapa tidak jika kami menutup musim dengan sebaik-baiknya, karena kemenangan akan sangat fundamental bagi peringkat kami sehingga kami bisa lolos ke Liga Europa. Jadi saya rasa kemenangan akan menjadi kado terindah bagi fans kami. Kemenangan saat melawan Milan pun kami merasa terangsang untuk bisa memenangkan laga penuh prestisius tersebut, namun saya minta rekan-rekan fokus dulu untuk laga yang sudah didepan mata".

Hari minggu sore mendatang, Del Piero akan berusaha menjadi nomer "10" sejati. Saat ini golnya ke gawang Parma sudah 9 gol total bersarang selama dirinya menjadi penyerang Juventus. Jumlah yang akan memberikan tekanan bagi lawan sedari awal. Namun dirinya sudah tidak berusia 20 tahun lagi, saat dirinya mencetak trigol pertamanya saat Juve menang 4-0 atas Parma. Dirinya saat itu bekerja sama dengan baik bersama penyerang Juve lainnya Fabrizio Ravanelli.

Dua musim berikutnya laga Juventus-Parma juga memperlihatkan fakta menarik. Pemenang laga ditentukan melalui tendangan bebas dari Del Piero, yang sempat diselamatkan oleh kiper Bucci. Namun sang kiper membuat kesalahan ketika dia mundur kembali ke garis gawangnya sendiri sehingga terjadilah gol bunuh diri dan terdokumentasi melalui rekaman ulang televisi.

Tanggal 23 November 1997, Alex berperan serta dalam skor 2-2 dengan sebuah gol yang saat itu membuat skor menjadi sama kuat 1-1: Chiesa, Crespo dan Amoruso menjadi pencetak gol lainnya. Kemenangan 1-0 di tahun 1999/2000 menjadi yang tak terlupakan: Del Piero menghentak pertahanan lawan melalui sundulan yang mengejutkan Gigi Buffon yang saat itu menjadi kiper Parma. Sang kapten saat itu menghentikan mimpi buruknya: Dua hari sebelum turnamen berakhir, dia mencetak gol pertama (tidak dari bola mati atau penalti) di musim tersebut.

Musim 2001/2002, Alex ikut berperan dalam kemenangan 3-1 setelah saat itu Alex membuat keunggulan 2-1 melalui kaki kanannya. Pencetak gol lainnya adalah Tacchinardi, Lamouchi dan Trezeguet. Di musim berikutnya, Del Piero menjadi pencetak gol terakhir di menit-menit akhir di laga yang berakhir dengan skor 2-2. 3 menit sebelum peluit panjang, Juventus sempat ketinggalan 2-0.

14 Desember 2003 Juventus meraih kemenangan mudah: 4-0 yang dipersembahkan oleh dua gol Miccoli, sebuah gol dari Del Piero dan gol indah dari Nedved.

Kontribusi pengguna kostum no 10 ini sangat signifikan di musim berikutnya, ketika dirinya mencetak gol pembuka di menit 6. Ibrahimovic mencetak gol berikutnya sehingga skor menjadi 2-0 di pertengahan babak pertama. Itu merupakan gol terakhir Del Piero ke gawang parma. Di tahun 2006, di menit 90 dirinya sempat gagal menyarangkan sebuah penalti ke gawang Parma. Saat itu skor masih 1-1 berkat gol dari Dessena dan Ibrahimovic di babak pertama.

You Might Also Like

2 komentar

Terima Kasih atas Kunjungan dan Komennya

Page View

Site info


Check Google Page Rank

free counters